"Selamat Datang di Media Informasi Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C.STMI (Ka Heriyadi)"

Tampilkan postingan dengan label BLENDER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BLENDER. Tampilkan semua postingan

SOAL BLENDER 3D

SOAL BLENDER 3D

1. Software animasi 3D yang bersifat open source dan gratis adalah...
a. Maya
b. 3Ds Max
c. Blender
d. Cinema 4D

2. Shortcut untuk menambahkan objek (Add Menu) di Blender adalah...
a. Ctrl+A
b. Shift+A
c. Alt+A
d. Space

3. Komponen dasar pembentuk mesh pada Edit Mode adalah...
a. Vertex, Edge, Face
b. Node, Layer, Brush
c. Line, Circle, Curve
d. Pivot, Axis, Transform

4. Fitur untuk mengekstrusi atau memanjangkan objek dalam modeling adalah...
a. Bevel
b. Loop Cut
c. Extrude (E)
d. Mirror

5. Shortcut untuk melakukan perputaran/rotasi objek adalah...
a. S
b. G
c. R
d. T

6. Untuk memotong objek menjadi dua bagian secara simetris, digunakan modifier...
a. Subdivision Surface
b. Solidify
c. Mirror
d. Array

7. Shortcut Ctrl+R pada edit mode berfungsi untuk...
a. Me-rotasi objek
b. Melakukan Loop Cut (memotong objek)
c. Menghapus vertex
d. Menggabungkan objek

8. Tampilan utama untuk melihat dan mengedit objek 3D disebut...
a. Timeline
b. Properties
c. Viewport
d. Outliner

9. Shortcut untuk mengubah skala (size) objek adalah...
a. S
b. G
c. R
d. E

10. Sumbu yang merepresentasikan kedalaman dalam ruang 3D adalah...
a. Sumbu X
b. Sumbu Y
c. Sumbu Z
d. Sumbu W 

11. Perangkat lunak pencipta animasi 3D dengan kemampuan yang powerfull dan tidak berbayar pengertian dari...
a.    Simulasi visual
b.    Software blender
c.    Platform
d.    Opensource
e.    Animasi 3D

12. Siapa pencetus  software Blender....
a.    Thomas edision
b.    Antonio meucci
c.    Ton Roosendaal
d.    Benyamin franklin
e.    Benjamin holt

13.    Beberapa fitur yang paling sering digunakan untuk modelling antara lain....
a.    Video 3D
b.    Video 2D
c.    Bentuk
d.    Tekstur
e.    View

14.    Sebutkan salah satu Fitur utama yang dikenalkan dalam modelling...
a.    Cube
b.    Camera
c.    Editing mode
d.    Lamp
e.    Cursor

15.    Fitur untuk membuat model menjadi lebih halus yang sudah di sediakan oleh blender adalah......
a.    Subdivision surface
b.    Rekursif
c.    Finishing
d.    Perhalus
e.    Modifier

16.    Sebuah objek dapat dipilih dan ditetapkan dari pilihan properti tertentu antara lain...
a.    Modeling
b.    Reflectivity
c.    Texture
d.    Bentuk
e.    Warna

17.    Fitur pose mode berguna untuk mengatur...
a.    Membuat video
b.    Membuat animasi
c.    Membuat picture
d.    Menganimasikan tulang
e.    Mempertebal huruf

18.    Menganimasikan adalah...
a.   Proses penggerakan objek yang telah dibuat sesuai dengan
b.    Menegakkan texs
c.    Memiringkan texs
d.    Menebalkan texs
e.    Mendiamkan objek

19.    Animasi kamera ada beberapa macam keperluan yaitu untuk...
a.    Memotong gambar
b.    Mode panning, zooming camera
c.    Memiringkan gambar
d.    Memotret gambar
e.    Mambalik gambar

20.  Suatu proses pengikatan gerakan objek dalam gambar berurutan pengertian dari...
a.    Animasi
b.    Camera
c.    Gambar
d.    Rendering sequence
e.    File

21.  Format file gambar dengan tipe..
a.    Mp3
b.    Mp2
c.     Mp4
d.    JPEG
e.    MKV

22.  Perintah extrude merupakan perintah untuk meneruskan atau memanjangkan objek. Shortcut extrude pada aplikasi Blender adalah...
a.    E
b.    B
c.    C
d.    K
e.    L

23.  Shortcut untuk memperbesar/memperkecil objek 3D pada aplikasi Blender adalah...
a.    Ctrl+E
b.    Shift+D
c.    Alt+C
d.    F
e.    S

24.  Vertex adalah...
a.    Sebuah garis pada objek 3D
b.    Sebuah titik pada objek 3D
c.    Gabungan dari minimal 3 garis
d.    Gabungan dari minimal 2 titik
e.    Knife

25.  Vertices adalah...
a.    Menghilangkan vertex
b.    Menghilangkan edge
c.    Menghilangkan face
d.    Menghilangkan objek 3D
e.    Menyatukan vertex

26.  Berikut adalah tapan-tahapan dalam proses animasi 3D, kecuali...
a.    Surfing
b.    Rigging
c.    Texturing
d.    Modeling
e.    Lighting

27.  Bone adalah...
a.    Tulang pada objek 3D
b.    Tulang pada animasi
c.    Tulang sendi pada objek 3D
d.    Lapisan luar
e.    Material objek 3D

28.  Kerangka tulang (skeleton) pada objek 3D dinamakan...
a.    Armature
b.    Armada
c.    Arpha
d.    Alpha
e.    Army

29.  Shortcut ctrl+a berfungsi untuk...
a.    Mengextrude objek
b.    Membuar edge pada objek
c.    Membuat objek
d.    Membagi objek
e.    Menyatukan objek

30.  Shortcut ctrl+j berfungsi untuk...
a.    Mengextrude objek
b.    Membuar edge pada objek
c.    Membuat objek
d.    Membagi objek
e.    Menyatukan objek

BLENDER 3D

Blender adalah perangkat lunak produksi 3D sumber terbuka yang andal. Perangkat lunak ini telah populer di kalangan profesional dan seniman. Blender menawarkan berbagai fitur dan alat yang dapat membantu Anda mewujudkan visi kreatif Anda, terlepas dari pengalaman Anda dalam pemodelan dan animasi 3D.

Kali ini kita akan membahas beberapa pertanyaan dan jawaban yang paling sering diajukan tentang Blender, termasuk kemampuannya. Manfaat dan kekurangan Blender dibandingkan dengan aplikasi 3D lainnya. Terdapat juga kiat dan saran untuk memaksimalkan alat yang ampuh ini. Dengan membaca blog ini, Anda akan memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan untuk mulai menggunakan Blender dan mengembangkan proyek 3D Anda dengan mengikuti kursus Blender terbaik, baik Anda tertarik pada pemodelan, animasi, atau rendering.

Berikut beberapa pertanyaan wawancara Blender yang akan membantu Anda mendapatkan gambaran yang jelas tentang Blender.

Jadi, mari kita mulai!

1: Apakah Blender 3D Gratis?

Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka gratis untuk membuat pemodelan 3D yang luar biasa.

2: Apakah Blender Gratis untuk Penggunaan Komersial?

Ya, Blender diperbolehkan untuk penggunaan komersial. Blender adalah perangkat lunak pemodelan 3D sumber terbuka. Perangkat lunak ini tersedia di bawah Lisensi Publik Umum GNU (GPL). Ini menunjukkan bahwa Blender tersedia secara bebas untuk digunakan, dimodifikasi, dan didistribusikan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun, termasuk penggunaan komersial.

Blender adalah salah satu pilihan yang paling disukai untuk proyek komersial dan non-komersial karena lisensi sumber terbukanya, yang memungkinkan pengguna untuk memproduksi dan mendistribusikan karya mereka tanpa khawatir tentang konsekuensi hukum. Bahkan jika Anda menggunakan Blender dalam proyek bisnis, Anda tetap harus menyadari peraturan hak cipta dan lisensi tambahan yang relevan dengan aset pihak ketiga apa pun yang digunakan dalam karya Anda.

3: Apakah Blender Program yang Aman?

Ya, Blender Download secara luas dianggap sebagai aplikasi yang aman dan bebas dari program jahat atau spam. Jutaan orang di seluruh dunia mengandalkan alat produksi 3D sumber terbuka yang terhormat dan populer ini. Komunitas pengembang dan pengguna yang cukup besar terus memperbarui dan meningkatkan Blender, yang membantu menjamin bahwa setiap kerentanan keamanan dapat segera diatasi.

Namun, ada beberapa potensi risiko yang perlu diwaspadai, seperti halnya perangkat lunak lainnya. Misalnya, mengunduh Blender dari sumber yang tidak terpercaya atau tidak resmi dapat membahayakan komputer Anda karena berisiko terkena virus atau malware. Untuk memastikan Anda mendapatkan salinan perangkat lunak yang aman dan sah, Anda sebaiknya hanya mengunduh Blender dari situs web resmi - www.blender.org

Selain itu, pemula Blender mungkin akan merasa kesulitan dengan kemampuan yang mumpuni dan antarmuka pengguna yang rumit. Sangat penting untuk meluangkan waktu yang diperlukan untuk menguasai penggunaan perangkat lunak yang benar dan berhati-hati saat menggunakan fungsi yang lebih kompleks yang mungkin belum sepenuhnya Anda pahami. Secara keseluruhan, Blender adalah alat yang aman dan efektif untuk produksi 3D, asalkan prosedur komputasi yang aman diikuti, sumber unduhan yang andal digunakan, dan perangkat lunak dipelajari dengan baik.

4: Apakah Blender 3D mampu menggantikan perangkat lunak industri?

Ya, perangkat lunak ini sama ampuhnya dengan perangkat lunak 3D komersial lainnya. Di banyak bidang pengembangan 3D, Blender 3D mampu bersaing dengan perangkat lunak standar industri. Seperti perangkat lunak produksi 3D premium lainnya seperti Autodesk Maya dan 3ds Max, Blender mencakup berbagai fungsi. Karena fitur-fitur canggih dan sifat sumber terbukanya, banyak seniman dan studio profesional telah beralih menggunakan Blender sebagai alat kreasi 3D utama mereka.

Pemodelan, pemberian tekstur, pencahayaan, animasi, simulasi, rendering, dan penggabungan hanyalah beberapa fitur Blender. Selain itu, Blender juga menyertakan pustaka plugin dan add-on yang signifikan yang meningkatkan kemampuannya. Lebih jauh lagi, komunitas pengembang dan pengguna yang cukup besar selalu memperbarui dan meningkatkan Blender, memastikan bahwa Blender tetap kompetitif dengan perangkat lunak industri lainnya.

Penting untuk diingat bahwa meskipun Blender dapat bersaing dengan perangkat lunak komersial di banyak bidang, mungkin ada solusi yang lebih baik untuk beberapa proyek atau alur kerja. Beberapa studio dan bisnis mungkin membutuhkan fitur atau proses kerja tertentu yang lebih sesuai untuk aplikasi yang berbeda. Pemilihan perangkat lunak pada akhirnya bergantung pada kebutuhan dan selera unik pengguna atau studio. Jika Anda ingin belajar tentang pembuatan aset 3D, pilih kursus Blender terbaik untuk pengalaman belajar terbaik sesuai anggaran Anda.

5: Apa alternatif terbaik untuk Blender?

Karena semuanya bergantung pada kebutuhan dan minat individu pengguna, tidak ada satu pun alternatif "terbaik" untuk Blender. Meskipun demikian, berikut adalah beberapa pilihan populer yang sering dianggap sebagai alternatif Blender:

1: Autodesk Maya : Ini adalah perangkat lunak desain 3D terkemuka di industri video game, televisi, dan film. Perangkat lunak ini memiliki beberapa fitur pemodelan, tekstur, animasi, dan fitur lainnya.

2: Cinema 4D: Grafis gerak, efek visual, dan animasi adalah penggunaan utama perangkat lunak kreatif 3D Cinema 4D. Perangkat lunak ini memiliki antarmuka pengguna yang sederhana dan berbagai fitur pemodelan, animasi, dan rendering 3D.

3: Autodesk 3ds Max adalah program animasi 3D dan efek visual yang terkenal di sektor media. Program ini menyediakan serangkaian fitur yang lengkap untuk pemodelan 3D, animasi, dan simulasi, serta alur kerja berbasis node.

Pada akhirnya, pilihan perangkat lunak bergantung pada kebutuhan dan preferensi spesifik pengguna. Melakukan riset dan pengujian berbagai perangkat lunak untuk menentukan mana yang paling sesuai dengan alur kerja dan persyaratan proyek Anda sangat penting.

6: Mengapa Pemula Harus Memulai Pemodelan 3D dengan Blender?

Para pemula sebaiknya memulai pemodelan 3D dengan Blender karena beberapa alasan:

Blender dapat diunduh secara gratis dan mudah digunakan karena merupakan perangkat lunak sumber terbuka. Ini adalah solusi yang tepat bagi pemula yang membutuhkan dana lebih untuk membeli perangkat lunak mahal.

Blender memiliki komunitas pengguna dan pengembang yang cukup besar yang berbagi tutorial, sumber daya, dan bantuan. Blender memiliki komunitas pengguna dan pengembang yang besar dan aktif. Hal ini memudahkan pemula untuk belajar dan menerima bantuan saat mereka membutuhkannya.

Sangat mudah digunakan – Meskipun antarmuka Blender pada awalnya tampak rumit, antarmuka ini dirancang agar mudah digunakan dan disesuaikan. Selain itu, Blender memiliki berbagai pintasan keyboard yang mempercepat dan meningkatkan efektivitas pemodelan.

Blender adalah program pemodelan 3D yang fleksibel dengan kemampuan untuk animasi, tekstur, pencahayaan, rendering, dan hal-hal lainnya. Hal ini menjadikannya alat yang fleksibel yang dapat diterapkan pada berbagai tugas dan proses.

Blender selalu berkembang karena banyak pengembang dan pengguna bekerja tanpa lelah untuk memperbarui dan meningkatkan penggunaannya. Ini berarti fitur dan peningkatan baru akan sering ditambahkan, menjadikannya perangkat lunak yang terus berubah dan menjadi lebih baik.

Blender adalah perangkat lunak yang fantastis untuk dipelajari dan dikembangkan seiring peningkatan keterampilan pemodelan 3D Anda karena desainnya yang ramah pengguna, komunitas yang luas, dan berbagai fiturnya.

7: Akankah Blender mengambil alih industri 3D?

Blender memiliki potensi jika sebagian besar studio menerapkan alur kerja Blender ke dalam produksi mereka. Bisnis 3D selalu berkembang dan berevolusi; sulit untuk memprediksi apakah Blender akan mendominasinya! Meskipun Blender telah meningkat popularitasnya baru-baru ini dan digunakan oleh banyak studio dan profesional, Blender masih bersaing dengan program standar industri lainnya seperti Autodesk Maya dan 3ds Max.

Namun, banyak seniman dan studio sekarang lebih menyukai Blender karena sifatnya yang open-source dan fitur-fiturnya yang canggih. Selain itu, Blender juga digunakan dalam beberapa proyek terkenal, seperti serial Netflix "Next in Fashion" dan film "Tears of Steel."

Pertanyaan dan jawaban seputar Blender terus diperbarui dan ditingkatkan berkat komunitas pengembang dan penggunanya yang besar dan dinamis, yang dapat membantunya tumbuh lebih populer lagi.

Keunggulan Blender dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan norma dan teknologi industri yang terus berubah, serta kapasitasnya untuk menarik dan mempertahankan berbagai pengguna dan profesional, pada akhirnya akan menentukan tingkat keberhasilannya. Meskipun mungkin tidak sepenuhnya mengambil alih bisnis 3D, kemungkinan besar Blender akan tetap menjadi pemain besar dan alat penting bagi banyak seniman dan studio.

8: Bagaimana cara saya menjual model 3D Blender saya?

Ya, model 3D Blender dapat dijual melalui situs web pihak ketiga seperti cgtrader , creativemarket , turbosquid , sketchfab , free3d, dan situs serupa lainnya.

9: Bisakah Blender melakukan semua hal yang bisa dilakukan Maya?

Ya, dan lebih seperti pensil gemuk, komposit, dll. Blender dan Maya adalah program kreatif 3D yang mumpuni, namun masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang unik. Meskipun Blender dan Maya memiliki banyak fitur yang sama, tidak ada program yang dapat melakukan semua hal yang dapat dilakukan Maya.

Berikut beberapa perbedaan antara Blender dan Maya:

Pemodelan: Blender dan Maya menyediakan alat pemodelan yang canggih, tetapi alur kerja dan alat yang tersedia berbeda. Blender sangat membantu untuk bentuk organik karena alur kerja pemodelannya yang lebih mudah beradaptasi dan fitur alat pemahatnya. Di sisi lain, Autodesk Maya sering digunakan untuk pemodelan permukaan keras dan memiliki teknik pemodelan yang lebih konvensional.

Animasi: Blender dan Maya memiliki kemampuan animasi yang mumpuni, meskipun keduanya memiliki pendekatan yang berbeda terhadap animasi. Animasi karakter adalah salah satu bidang di mana Blender unggul karena alur kerja animasinya yang lebih ramah pengguna dan fitur-fitur seperti form keys. Di sisi lain, Maya menawarkan alur kerja animasi yang lebih prosedural dan sering digunakan untuk animasi prosedural dan motion graphics.

Rendering: Maya dan Blender memiliki mesin rendering yang andal, tetapi metode renderingnya berbeda. Mesin rendering Arnold milik Maya terkenal karena kecepatan dan skalabilitasnya, sedangkan mesin rendering Cycles milik Blender adalah renderer berbasis fisika yang menghasilkan output berkualitas tinggi.

Meskipun banyak fitur yang dapat menyaingi Maya, memilih kursus Blender terbaik akan membantu Anda belajar lebih banyak. Kebutuhan dan preferensi individu pengguna pada akhirnya menentukan pemilihan perangkat lunak.

10: Bisakah saya menguasai ketiga perangkat lunak tersebut, yaitu 3D Max, Maya, dan Blender?

Ya, Anda bisa jika Anda mengeksplorasi dan berlatih. Meskipun menjadi terampil dalam ketiga program perangkat lunak—3ds Max, Maya, dan Blender—adalah mungkin, menguasai semuanya bisa sangat sulit. Setiap perangkat lunak memiliki fungsi, sumber daya, dan alur kerja khusus yang mungkin sulit dipelajari dan dikuasai.

Banyak seniman dan profesional 3D menggunakan berbagai program perangkat lunak, dan menguasai berbagai program dapat membantu Anda lebih mudah beradaptasi dan fleksibel di tempat kerja. Memprioritaskan pembelajaran dan penguasaan perangkat lunak, serta mengetahui pertanyaan dan jawaban Blender yang paling relevan dengan karier atau bidang minat Anda, sangat penting karena menguasai berbagai aplikasi perangkat lunak mungkin membutuhkan waktu dan usaha yang signifikan.

Kemampuan untuk menguasai 3ds Max, Maya, dan Blender pada akhirnya bergantung pada tujuan Anda, batasan waktu, dan komitmen untuk memperoleh keterampilan baru. Belajar dan menguasai dari yang terbaik akan membantu Anda mendapatkan gambaran yang jelas tentang cara kerjanya. Sebelum beralih ke perangkat lunak lain, sangat penting untuk berkonsentrasi membangun fondasi yang kuat dalam satu atau dua program perangkat lunak. Ini dapat membantu Anda memahami konsep dan proses mendasar yang mendasari pemodelan dan animasi 3D secara umum.


12 Prinsip Animasi

12 Prinsip Animasi 

12 prinsip animasi, yang dikembangkan oleh animator Disney Frank Thomas dan Ollie Johnston, adalah panduan dasar untuk menciptakan gerakan yang realistis, menarik, dan berkarakter. Prinsip ini mencakup teknik fisik seperti squash & stretch, timing, dan arc, hingga aspek estetika seperti staging dan appeal untuk menghidupkan gambar.
Berikut adalah 12 prinsip animasi tersebut:
  1. Squash and Stretch (Memuai & Menyusut): Memberikan efek lentur pada objek untuk menunjukkan berat, volume, dan kelenturan.
  2. Anticipation (Gerakan Awal): Persiapan atau ancang-ancang sebelum gerakan utama dilakukan (contoh: jongkok sebelum melompat).
  3. Staging (Pementasan): Mengatur posisi karakter dan kamera agar aksi utama jelas, fokus, dan mudah dimengerti.
  4. Straight Ahead Action & Pose to Pose (Teknik Menggambar): Straight ahead menggambar frame per frame, sementara pose to pose menggambar pose kunci dulu.
  5. Follow Through & Overlapping Action (Gerakan Ikutan): Bagian tubuh tertentu tetap bergerak meskipun karakter telah berhenti, dan gerakan yang saling mendahului.
  6.  Slow In & Slow Out (Akselerasi & Deselerasi): Mengatur percepatan dan perlambatan gerakan agar terlihat lebih halus dan natural.
  7.  Arcs (Lintasan Melengkung): Sebagian besar makhluk hidup bergerak dalam jalur melengkung, bukan lurus, terutama untuk gerakan alami.
  8.  Secondary ActionAction (Gerakan Pendukung): Gerakan tambahan yang memperkuat gerakan utama, menambah nuansa tanpa mengalihkan perhatian.
  9.  Timing & Spacing (Durasi & Jarak): Menentukan kecepatan gerakan dengan mengatur jumlah frame (timing) dan jarak antar gambar (spacing).
  10.  Exaggeration (Pendramatisiran): Melebih-lebihkan gerakan atau ekspresi untuk dampak komedi atau dramatis yang lebih kuat.
  11.  Solid Drawing (Gambar Solid): Pemahaman dasar tentang volume, anatomi, ruang, dan pencahayaan dalam menggambar.
  12.  Appeal (Daya Tarik): Karisma atau gaya visual karakter yang unik dan menarik, mempermudah audiens mengenali karakter.

SHORTCUT SOFTWARE BLENDER 3D

SHORTCUT SOFTWARE BLENDER 3D

G = Grab (Geser)
S = Scaling ( mengatur besaran)
R = Rotate (memutar)
Z = Penggunaan mode wireframe
Alt + “Key” = Untuk undo atau mengembalikan ke posisi semula, seperti “Alt+R” berarti mengembalikan objek ke bentuk sebelum di rotasi, “Alt+S” berarti mengembalikan objek ke bentuk sebelum di scaling.
A = Select All
N = N properties
T = untuk memunculkan atau menyembunyikan “object tools”
K = untuk memunculkan knife (pisau) dan untuk mengakhiri penggunaan knife bisa dengan menekan “space”.
M = di sini nanti akan ada pilihan “move to Collection”.
F = dalam edit mode, ketika kita mengaktifkan beberapa vertex, maka kita dapat membuat face baru dengan menekan tombol F.
Ctrl + Alt + S = scale menipis
Shift + A = Add
Shift + D = duplicate
Shift + S = snap
Shift + C = snap cursor to center.
Shift + G = select similar

3 TEKNIK DASAR BELAJAR BLENDER 3D UNTUK PEMULA

 3 TEKNIK DASAR  BELAJAR BLENDER 3D UNTUK PEMULA

Saat ini industri 3 dimensi berkembang sangat pesat. Belajar blender 3D untuk pemula jadi pilihan tepat jika ingin terjun di industri tersebut. Menariknya ternyata terdapat profesi khusus bernama 3D artist, dimana bergelut di bidang 3D modeling.

APA ITU BLENDER 3D?

Sebelum memutuskan untuk terjun di industri 3D, perlu mengetahui lebih dalam terkait aplikasi andalannya yakni Blender 3D. Aplikasi tersebut akan menjadi fasilitas andalan untuk belajar menggambar sesuai namanya secara 3 dimensi.

Blender 3D dilengkapi fitur-fitur beragam. Mulai dari settingan model 3D, UV unwrapping, membentuk & merancang, settingan tekstur, edit easter grafis, simulasi animasi, serta lainnya. Tak hanya fokus animasi, tetapi juga fitur belajar edit video seperti render, compositing, dan sebagainya.

Hebatnya lagi Blender 3D jadi salah satu aplikasi berbasis tanpa biaya alias gratis. Selain itu, tergolong juga software fleksibel, memungkinkan diterapkan di berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, Mac, hingga sistem Android.

Bagi pemula untuk lebih mendalami penguasaan Blender bisa saling berkoneksi dengan forum. Adapun beberapa forum ini berdiri di Indonesia dan cukup populer yaitu Blender Artist serta Blender Army Indonesia. Jadi bagian forum-forum tersebut merupakan salah satu alternatif guna saling belajar dan berbagi pengalaman dalam penggunaan Blender 3D.

DASAR PENGOPERASIAN
Sebagai pemula, ketika ingin menguasai aplikasi Blender 3D mulai dari proses-proses sederhana. Langkah utama perlu mengetahui beragam dasar dalam pengoperasiannya.

Ketika mulai menggunakan, coba dengan materi-materi sederhana. Pemula dapat membuat animasi bentuk kursi, rumah, dan materi sederhana lainnya. Setelah itu, dapat memodifikasi dengan mencoba pengaturan warna, cahaya, objek, serta lainnya. Untuk coba memulai jangan lupa untuk pahami dasar utamanya yakni:
  • Menggerakkan objek
  • Memutarkan objek
  • Menambah objek
Sebagai tahap awal pembelajaran, pemula paling tidak pahami dan coba praktekkan teknik dasar Blender 3D. Selengkapnya simak penjelasan berikut.

Pertama yakni grab alias teknik dasar guna menggerakkan objek dengan patokan sumbu X, Y, maupun Z. Teknik ini dimanfaatkan agar benda berpindah sesuai kehendak pengguna. Memulai operasi grab melalui cara menekan tombol G pada keyboard yang digunakan.

Kedua ialah rotate alias memutar elemen sesuai dengan kemiringan atau mampu menghadap arah yang diinginkan. Melakukan teknik tersebut dapat menggunakan tombol R pada keyboard.

Ketiga scale merupakan menentukan ukuran objek, dimana mampu diperbesar maupun diperkecil dari ukuran awal. Scale dapat dilakukan melalui menekan tombol S pada keyboard.

OPERASI LANJUTAN

Setelah mengetahui teknik-teknik dasarnya, pemula bisa mencoba membuat proyek sederhana. Adapun berikut ini operasi Lanjutan untuk praktek membuat animasi bagi pemula yaitu:
  • Memberi warna
  • Memperhalus permukaan
  • Menambah elemen baru
  • Menambah tekstur
Blender cycles

Ketika pengetahuan secara materi sudah dikuasai, maka perlu mempertajam skill lewat belajar mempraktekkan operasi awal. Berikut penjelasan selengkapnya.

Pertama terkait pemberian warna pada objek. Operasi ini tergolong sederhana yakni menambah tingkah warna yang diharapkan. Caranya dengan mengakses bagian tab material pada samping kanan panel.

Kedua ketika mulai belajar membuat proyek sederhana di Blender 3D, pengguna sangat mungkin menjumpai design kasar. Demi mengatasi permasalahan tersebut dapat mengatur kelembutan yakni lewat fitur Shade Smooth. Selain itu bisa juga menggunakan pengaturan Modifier Subdivision Surface.
Ketiga, ketika belajar membuat animasi bisa saja membutuhkan elemen tambahan. Jika begitu, pada blender 3D menyediakan fitur menambah elemen baru. Fitur tersebut akan mempermudah pemula dalam memvariasikan proyeknya karena terdapat beberapa elemen. Menambah elemen mampu dilakukan melalui menekan tombol shift+A pada keyboard.

Keempat ialah mengatur tekstur. Aplikasi edit 3D memfasilitasi pemula belajar pengaturan sebuah tekstur. Jika pengguna membutuhkan, silakan mengakses fitur UV Mapping. Pilih terlebih dahulu bagian-bagian yang ingin diatur teksturnya untuk kemudian beralih ke settingan UV Mapping.

Kelima yakni mode artwork, dimana biasa disebut dengan blender cycles. Blender cycles dianggap lebih bervariasi dibanding internal terutama untuk belajar. Hal itu dikarenakan memiliki kelebihan realistis serta indah. Kelebihan tersebut ada dikarenakan Nodes Editor, dimana berfungsi maksimal agar memperlihatkan objek seolah-olah nyata.